Judul : Pintu Masuk Menuju Teks yang Lain, Sejumlah Tinjauan Buku
Penulis : Ardy Kresna Crenata
Kategori : Esai
Penerbit : Penerbit JBS
Tahun : Juli 2020
Tebal : 120 hlm
Ukuran : 13x19 cm
Harga : 59.000
Harga PO: 52.000
Preordwr 25 Juli-5 Agustus 2020
Pesan : 0818 0271 7528 (WA)
Pada akhirnya bagi saya, berhadapan dengan sebuah teks seperti memasuki sebuah
ruangan. Tentu saja ada sebuah pintu dan lewat pintu inilah saya memasuki
ruangan tersebut, tetapi segera, setelah saya berada di ruangan tersebut, pintu
itu lenyap; saya tidak bisa menemukannya betapapun saya mencarinya. Akibatnya
saya tidak bisa kembali ke titik awal sebelum saya berhadapan dengan si teks.
Saya kadung berada di ruangan tersebut, terjebak di sana; dan sementara saya
tahu saya pada akhirnya harus keluar juga, saya sayangnya tidak melihat ada
pintu-pintu lain yang bisa dan siap digunakan di titik itu. Pintu-pintu
tersebut mungkin ada, dan semestinya memang ada, tetapi seringkali mereka
tersembunyi, atau tersamarkan, dan baru akan terlihat setelah selama terjebak
di ruangan tersebut saya berupaya melakukan pembacaan atas si teks. Tentu yang dimaksud
dengan pembacaan di sini adalah pembacaan yang mendalam, yang di dalamnya
meliputi akivitas-aktivitas seperti pembedahan, pembongkaran, pemaknaan, yang
berujung pada terlahirnya sebuah teks baru yang bertolak pada teks tersebut;
semacam keturunan dari teks tersebut.
-Ardy Kresna Crenata
.
Pintu Masuk Menuju teks yang Lain merupakan kumpulan sejumlah tinjauan buku yang ditulis oleh Ardy Kresna Crenata. Di dalam buku ini ia mengupas 13 buku yang dibagi dalam kategori puisi dan prosa (cerpen dan novel). Ardy mencoba melakukan telaah dan tafsir atas sejumlah karya tersebut. Buku ini merupakan karya nonfiksi Ardy yang direncanakan terbit akhir bulan ini. Ia mendedah buku puisi Nirwan Dewanto, Afrizal Malna, Heru Joni Putra, Frishca Aswarini, Irma Agryanti, dan Galeh Pramudianto. Untuk prosa ia mengulas dan membongkar mulai dari Gaspar Sabda Armandio, Budi Darma, Dias Novitasari, Eka Kurniawan, Niduparas Erlang, Ziggy Zezsyazoeviennazabrizkie hingga Dea Anugrah.

Komentar
Posting Komentar